Media Inggris: Saudi Bangun Istana di Rumah Kelahiran Nabi

Pekan ini, media luar negeri kembali ramai memberitakan rencana pembongkaran House of Mawlid atau tempat yang diyakini sebagai rumah kelahiran

Editor: Edinayanti
Media Inggris: Saudi Bangun Istana di Rumah Kelahiran Nabi
salafiaqeedah.blogspot.com
masjidil haram

SERAMBIUMMAH.COM - Pekan ini, media luar negeri kembali ramai memberitakan rencana pembongkaran House of Mawlid atau tempat yang diyakini sebagai rumah kelahiran Nabi Muhammad. Media-media internasional menulis lokasi itu akan `dikubur di bawah marmer` untuk digantikan sebagai istana kerajaan.

Media Inggris, The Independent, membuka laporan dengan kalimat, "Situs di Mekah di mana Nabi Muhammad dilahirkan akan `dikubur di bawah marmer` dan diganti dengan istana kerajaan yang besar."

Dalam laporan yang dikutip New Zealand Herald, International Business Times, dan sejumlah media lain itu dituliskan, rencana ini –pembangunan istana kerajaan– menjadi bagian dari proyek perluasan Masjidil Haram, yang sudah dimulai beberapa tahun silam.

The Independent menulis, sejumlah situs bersejarah terpaksa dihancurkan untuk perlusan Masjidil Haram itu. Gulf Institute, organisasi yang berbasis di Washington, bahkan mencatat lebih dari 95 persen bangunan bersejarah di Mekah telah digusur untuk diganti dengan hotel mewah, apartemen, maupun mal.

House of Mawlid memang berada tak jauh dari kompleks Masjidil Haram. Saat ini, ruangan yang diyakini sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad berada di bawah tanah. Pada 1951, di atasnya dibangun sebuah perpustakaan untuk melindungi tempat ini.

Sekarang, tempat itu tertutup bagi para peziarah. Sebuah tulisan peringatan terpampang di tempat itu, isinya peringatan bagi siapa saja untuk berdoa di sana. "Tidak ada bukti Nabi Muhammad lahir di tempat ini, sehingga dilarang menjadikan tempat ini khusus untuk berdoa, memohon atau meminta berkat."
 

Media-media luar negeri itu menulis, pembongkaran House of Mawlid yang diyakini menjadi tempat kelahiran Nabi Muhammad pada tahun 570 ini akan dibongkar sebelum akhir tahun ini. The Independent menulis telah mengonfirmasi rencana ini kepada sumber di Arab Saudi.

Sementara, media Iran, Press TV, juga menulis House of Mawlid akan dibongkar sebelum akhir tahun ini untuk dibangun sebuah istana penguasa Saudi, Raja Abdullah ibn Abdulaziz.

"Situs tempat lahir Nabi kembali terancam dilupakan selamanya di bawah beton dan marmer," kata Direktur Eksekutif Islamic Heritage Research Foundation, Irfan Alawi, sebagaimana dikutip dari Press TV.

"Sekarang musim haji sudah berakhir, pengerjaan konstruksi 24 jam bisa dimulai lagi. Mereka telah menyelesaikan perluasan di salah satu sisi masjid (Masjidil Haram). Istana kerajaan yang akan lima kali lebih besar dari istana kerajaan saat ini, akan dibangun di sebelah bukit dan akan menghadap ke masjid," tambah Alawi.

Pembongkaran situs-situs itu mendapat dukungan dari Grand Mufti Saudi, Sheikh Abdul Aziz Bin Abdullah al-Sheikh. Dia mengatakan peningkatan kapasitas Masjidil Haram diperlukan untuk menampung jamaah haji dari berbagai negara yang terus meningkat jumlahnya.

Bukan kali ini saja The Independent menyoroti masalah situs bersejarah di Arab Saudi. Beberapa waktu yang lalu, mereka menulis Saudi akan memindahkan makam Nabi Muhammad dari Masjid Nabawi. Namun berita itu dibantah, Saudi menyatakan rencana itu hanya pandangan pribadi dari seorang peneliti.

Belakangan, The Independent bahkan dituduh mencuri tulisan salah satu wartawan sebuah harian di Mekah. Sudah begitu, media Inggris ini juga dituding salah menerjemahkan laporan tersebut dari bahasa Arab ke bahasa Inggris. (Ism)

Sumber: Tribunnews
Tags
arab saudi
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved