Kosmetik Halal Dua Wanita India Tantang Dunia

Pasar kosmetik dunia yang bernilai miliaran dolar telah menarik minat dua bersaudara, Mauli Teli dan adiknya, Grishma Teli.

Editor: Edinayanti
http://www.qz.com
ilustrasi 

SERAMBIUMMAH.COM - Pasar kosmetik dunia yang bernilai miliaran dolar telah menarik minat dua bersaudara, Mauli Teli dan adiknya, Grishma Teli. Duo Teli dari Ahmedabad, Gujarat, India tersebut bermimpi bisa bersaing dengan raksasa kosmetik dunia dengan meluncurkan kosmetik halal.

"Kosmetik adalah bisnis yang sangat kompetitif. Ada banyak perusahaan besar di dalamnya dan kami baru memulai," kata Mauli, yang menjabat sebagai chief executive dan managing partner di perusahaan Ecotrail Personal Care Co.

Perusahaan yang baru berdiri tahun 2012 itu mulai beroperasi akhir September lalu dengan meluncurkan kosmetik halal merek Iba.

"Kami hadir dengan produk yang berbeda yang menawarkan nilai lebih kepada konsumen," katanya seperti dikutip Dream dari laman Gulf News di kantornya di India, Senin, 17 November 2014.

Perusahaan ini merupakan ide Mauli ketika dia kembali ke India setelah menyelesaikan studi farmasi di Michigan University.

"Saat pulang ke India, aku ingin meluncurkan merek baru. Aku ingin jadi entrepreneur dan memulai sesuatu yang menjadi milikku sendiri," kata gadis yang pernah bekerja di perusahaan konsultasi farmasi dan perawatan kesehatan Amerika ini.

Di India industri kosmetik didominasi oleh merek-merek multinasional dan kehinduan. Di saat yang sama, industri kosmetik alami tidak ditangani secara memadai. Di India dikabarkan beredar merek kosmetik yang tidak memenuhi persyaratan tertentu semisal berasal dari hewan tertentu.

Datang dari keluarga non-Muslim dengan latar belakang farmasi, Mauli dan adiknya, Grishma Teli, yang berusia 20 tahunan, melakukan penelitian rinci sebelum meluncurkan produknya.

Grishma, profesional di bidang bioteknologi, memperoleh gelar master dari Houston University. Dia menjabat wakil presiden di Ecotrail.

"Kami melakukan penelitian hampir setahun di seluruh negara bagian di India," kata Mauli. Dia akhirnya menemukan bahwa industri halal di bidang kosmetik merupakan sesuatu yang baru dan itu sangat dibutuhkan wanita muslim di India.

Hampir 14 persen penduduk India adalah muslim. India sendiri merupakan negara dengan penduduk muslim terbanyak setelah Indonesia. Bahkan di Indonesia dan Malaysia, produk kosmetik halal memiliki sertifikat.

Didorong oleh permintaan kosmetik halal yang semakin meningkat, dua Teli ini menciptakan kosmetik yang tidak bertentangan dengan hukum Islam. Ecotrail adalah perusahaan kosmetik pertama di India yang mendapat sertifikasi halal untuk semua produknya.

"Kami bahkan tidak menggunakan susu, madu, atau lilin lebah, karena semua produk ini mengandung bahan hewani," kata Mauli. Dia memilih nama Iba karena dalam bahasa Arab memiliki arti kehormatan.

Menurut laporan, pangsa pasar industri halal secara global mencapai US$4 triliun. Sementara industri kosmetik bernilai hampir US$26 miliar.

Ditanya tentang pasar halal di India, Mauli mengatakan, "Belum ada penelitian yang mengukur seberapa besar pasar halal di India."

Awalnya, produk mereka hanya tersedia di Ahmedabad. Tapi mulai 10 November, Iba tersedia secara online di seluruh India. Duo Teli berencana melebarkan sayap pemasaran mereka ke luar India tahun mendatang. Khususnya ke Eropa, Timur Tengah dan Afrika Selatan.

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved