Breaking News:

Bermodal Rp 3 Juta, Pemuda Ini Sukses Bisnis Travel Religi

Merintis bisnis bukanlah suatu hal mudah, ada banyak hal yang akan dihadapi selain tentunya mendapatkan keuntungan.

Editor: Edinayanti
tribunnews.com

SERAMBIUMMAH.COM - Merintis bisnis bukanlah suatu hal mudah, ada banyak hal yang akan dihadapi selain tentunya mendapatkan keuntungan. Besarnya keinginan muslim Indonesia menjalankan ibadah umroh memunculkan banyaknya agen perjalanan ibadah haji dan umroh dalam beberapa tahun terakhir.

Selain keuntungan, sejatinya bisnis wisata rohani merupakan salah satu jalan untuk meraih keberkahan dunia akhirat. Jika Anda termasuk salah seorang yang berniat membuka bisnis agen perjalanan haji dan umroh, apa saja yang sebaiknya dipersiapkan di tahap awal?

Andika Surachman, pendiri jasa perjalanan wisata religi, First Travel kepada Dream mengatakan, persiapan mental dan fisik disamping modal finansial menjadi salah satu hal yang harus dipersiapkan seorang pebisnis pemula. Kesiapan mental dan fisik akan sangat dibutuhkan ketika bisnis yang dirintis harus menghadapi rintangan.

"Sebenarnya dalam membuka bisnis lebih susah merintis dan memberi keyakinan ke orang lain. Terlebih saat ini banyak agen wisata palsu yang hanya mau memeras calon jamaah tanpa ada kejelasan keberangkatan," ucapnya

Berkaca dari pengalamannya sebagai pebisnis muda, Andika mengaku harus menerima banyak cibiran saat memulai bisnis travel di usia 22 tahun. Entah berapa banyak pihak yang meremehkan kemampuannya membawa rombongan yang kala itu masih sebatas wisata domestik.

Namun, ketika kepercayaan tersebut kian tumbuh usaha agen perjalanan haji yang digelutinya sejak tahun 2011 kian mereguk keuntungan. Promosi dari mulut ke mulut yang dilakukan oleh jamaah disebutnya juga sebagai salah satu kunci kesuksesan bisnis.

"Biasanya kalau jamaah sudah puas mereka tidak segan untuk mempromosikan apa yang mereka dapat ke orang lain. Padahal saat pertama kali kami membawa rombongan jamaah haji dari Bank Indonesia yang berjumlah 90 orang di tahun 2011 niatnya melayani mereka saat keberangkatan dan kepulangan serta memenuhi kebutuhan mereka selama di sana," pungkasnya.

Sejak saat itu, bisnis wisata haji dan umroh yang dimilikinya kian mendapat kepercayaan terutama dari kalangan korporasi. Usaha yang dirintis dengan modal Rp 3 juta tersebut kini telah melayani dan dipercaya bukan hanya oleh kalangan korporasi, tetapi juga jamaah personal.

Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved