Begini Cara Memuliakan Seorang Ibu?

Apalagi jika penghormatan hanya di lakukan dengan upacara atau kegiatan serimonial saja

Editor: Didik Trio
Begini Cara Memuliakan Seorang Ibu?
serambiummah.com/net
Memuliakan Seorang Ibu

Abu Hurairah meceritakan, “Seseorang lelaki datang menemui Rasulullah saw kemudian bertanya, “Siapakah manusia yang paling berhak aku berbakti kepadanya? Ibumu, “Jawab Rasulullah saw. Dia bertanya, “Setelah itu siapa? “Ibumu, “Jawabnya lagi. Dia bertanya kembali, “Setelah itu siapa? “Ibumu, “Jawabnya lagi. Dia kembali bertanya, “Setelah itu siapa baru Rasulullah menjawab, “Bapakmu” (HR Muslim)

Rasulullah saw menetapkan, bahwa dalam hal mendapatkan perlakuan baik dari anak-anaknya, seorang ibu memiliki perlakuan baik dari anak-anaknya, seorang ibu memiliki kelebihan sebanyak tiga kali lipat yang dirasakan seorang ibu saat hamil, melahirkan dan saat menyusui. Perjuangan yang melelahkan itu dilakukan secara personal oleh si ibu. Baru setelah itu, si bapak berpatisipasi dalam mendidik anak.

Nabi saw memberikan porsi tiga perempat bagi ibu dalam mendapatkan perlakuan baik dan ketaatan dari anaknya. Sedangkan bapak mendapatkan porsi seperempatnya saja. Al Hasan berkata, “Tiga bagian perlakuan yang baik dan ketaatan bagi ibu, sedangkan bagi bapak sepertiganya.”

Ada seorang laki-laki dan seorang perempuan datang kepada Rasulullah, mereka bertengkar untuk memperebutkan tentang anak mereka, yang laki-laki berkta, “Wahai Rasulullah, anakku itu terlahir dari tulang sulbiku.” Yang wanita berkta, “Wahai Rasulullah, aku telah membawanya ke mana-mana ketika hamil dan melahirkannya dengan pernuh perjuangan. Aku mengandungnya dengan susah payah dan melahirkannya dengan kesulitan, serta aku telah menyusulkannya dua tahun sempurna.” Rasulullah saw kemudian memutuskan anak itu untuk ibunya.(voa_isl)

  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved