Breaking News:

Kisah Pertobatan di Tengah Gemerlap Bollywood

Ini kisah pertobatan Murcyleen Peerzada. Perempuan 23 tahun yang juga asisten sutradara di industri film India ini bertutur tentang

Editor: Edinayanti
indianexpress.com
Dulu, Murcyleen selalu menghabiskan waktu dengan berfoya-foya. Berdandan menor, pakaian bermerek. Berbelanja barang keren merupakan kegemaran. 

SERAMBIUMMAH.COM - Ini kisah pertobatan Murcyleen Peerzada. Perempuan 23 tahun yang juga asisten sutradara di industri film India ini bertutur tentang perjalanannya mulai dari dunia glamor Bollywood hingga perjumpaan dengan Islam.

Dulu, Murcyleen selalu menghabiskan waktu dengan berfoya-foya. Berdandan menor, pakaian bermerek. Berbelanja barang keren merupakan kegemaran. Mal-mal super megah di Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan ‘surga’ incarannya.

Maklum. Murcyleen lahir dari keluarga kaya raya. Sang ayah, Feroz Peerzada, merupakan pebisnis sukses asal Kashmir. Namun semua tingkah foya-foya itu terhenti pada tahun 2012.

Murcyleen sejak kecil sudah ngebet menjadi artis film. Keinginan yang sudah di ubun-ubun itu sepertinya akan terwujud saat dia menjelang lulus sekolah. Kala itu, seorang sutradara melihat wajahnya melalui Facebook dan menawarinya berperan di dalam film.

Namun keluarganya melarang Murcyleen mengambil peran dalam film apapun, sebab sang ayah kenal dekat dengan sutradara kenamaan, Yash Chopra.

Murcyleen pun diperkenalkan oleh sang ayah kepada Yash Chopra yang sudah dikenal selama tiga dekade belakangan. Hasrat menjadi artis pun semakin kencang. Namun Mursyleen mengawali karier di Bollywood sebagai asisten produser bagi Yash Chopra.

“Saya berusia 19 tahun ketika saya mulai bekerja untuk Yash Raj Films (YRF) sebagai asisten direktur untuk 'Ek Tha Tiger'. Saya menganggapnya sebagai batu loncatan terhadap cita-cita saya sebagai seorang artis,” tutur Murcyleen sebagaimana dikutip Dream dari Kashmir Reader, Sabtu 10 Januari 2015.

Dan dua tahun silam, Yash Chopra yang telah dikenalnya dengan sangat dekat itu meninggal. Inilah saat-saat yang menjadi titik balik bagi Murcyleen. Kematian Yash Chopra telah membuatnya frustasi.

“Kematiannya mengguncang saya, dan saya mulai berpikir tentang kehidupan dan kekuatan yang lebih tinggi yang mengatur segalanya,” tutur dia.

“Saya depresi selama tiga atau empat bulan. Saya tidak melakukan apa-apa," tambah perempuan yang tinggal di Mumbai, India, ini.

Halaman
12
Berita Populer
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved