Breaking News:

Ternyata Mina Hanya Bisa Tampung 1,4 Juta Jiwa

Hal ini disampaikan Menteri Haji Arab Saudi Bandar al-Hajjar saat menerima Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

Editor: Didik Trio
Tribun Kaltim/ Kholish Chered
Suasana antrean jamaah yang akan naik bus di kawasan terminal Al-Ghaza yang dekat dengan Masjidil Haram. 

SERAMBIUMMAH.COM, JEDDAH - Mina adalah kawasan yang batas-batasnya sudah ditentukan oleh Rasulullah Saw. Dengan batasan luas itu, kawasan Mina hanya dapat menampung 1,4 juta jiwa.

Hal ini disampaikan Menteri Haji Arab Saudi Bandar al-Hajjar saat menerima Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin beserta rombongan guna membahas perbaikan pelayanan haji 1436H/2015M di Kantor Kementerian Haji, Jeddah, Rabu (14/01) sebagaimana dikutip dalam laman resmi Kantor Urusan Haji (KUH) RI di Arab Saudi.

“Jadi ini menurut syariah bahwa batas Mina tidak dapat menampung lebih dari 1,4 juta jiwa saja,” ucap Bandar.

Dikatakan Bandar al-Hajjar, luas kawasan Mina bila dibagi dengan 1,4 juta jamaah, maka setiap orang hanya mendapatkan luas 1,6 m. Artinya, luas per orang ini akan semakin sempit bila kuota jamaah yang datang untuk berhaji ditambah. “Kondisi ini akan membuat jamaah semakin banyak mengeluh karena luas wilayah Mina yang semakin sempit,” jelas Bandar.

Menurut Bandar, batasan luas kawasan Mina itu merupakan ketentuan oleh Rasulullah Saw yang tidak bisa dilanggar. Untuk itu, jamaah haji yang ditempatkan di luar kawasan yang telah ditentukan, tentu akan protes dan menolak. “Bila kita terpaksa menempatkan mereka di luar batasan yang sudah ditentukan Rasulullah, mereka akan menolak,” tegas al-Hajjar.

Dengan alasan ini, menurut Bandar, sulit bagi Kerajaan Arab Saudi untuk memenuhi permintaan penambahan kuota jamaah haji. Bahkan, lanjut Bandar, meski pihak Kerajaan Arab Saudi terus berusaha memperluas, membangun fasilitas yang memberi kemudahan, dan memperbaiki pelayanan. “Inilah beberapa hal yang membuat permintaanpenambahan jumlah kuota sulit dipenuhi,” pungkasnya.

Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved