Kematian Seperti Apa yang Kita Inginkan?

pabila mendengar kata kematian itu karena sering terlintas teringat ataupun ingat tapi tidak terasa bahwa kematian sangat dekat dengan kita

Kematian Seperti Apa yang Kita Inginkan?

SERAMBI UMMAH.COM - SAUDARAKU, Seberapa seringkah kita mendengar kata kematian? Apakah dengan kata kematian kita merasa takut ataupun tersenyum seolah-olah kita merindukannya?

Mungkin kebanyakan orang apabila mendengar kata kematian itu karena sering terlintas teringat ataupun ingat tapi tidak terasa bahwa kematian sangat dekat dengan kita. Dengan tidak sadar dengan adanya kematian, karena kita sibuk akan dunia yang begitu membuat kita lupa akan tujuan awal kita hidup.

Saudaraku,

Kita hidup didunia ini pasti mati, tidak ada yang tidak mati. Bahkan Rasulullah, keluarganya, dan para sahabatnya pun meninggal dunia. Mengapa kita sebagai umatnya tidak pernah sadar kita pun akan meninggal? Apabila kita terus mengingat-ngingat kematian, itu adalah sebuah evaluasi diri kita yang akan terus mendekat diri kita kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan mematikan kita.

Saudaraku,

Lalu kematian seperti apa yang kita inginkan ataupun sakaratul maut seperti apa yang kita inginkan? Apakah ingin menjadi syuhada atau khusnul khotimah? Apakah ingin menjadi seorang ahli neraka ataupun mendapatkan siksaan kubur. Kita hanya dapat memilih mau seperti apa kita menghadapi kematian.

Berhubungan dengan sakaratul maut dan siksaan kubur, di sini kita lihat pengertian siksaan kubur. Pengertian siksaan kubur sendiri adalah siksa setelah kematian dan terjadi pada alam kubur. Disini ada pendapat bahwa siksaan kubur menurut agama.

Saudaraku,

Sebenarnya hadist telah menceritakan bahwa memang ada siksa kubur, hanya tidak pernah tau bahwa apa yang terjadi setelah kematian tersebut datang menjemput ajal.

Berikut terdapat cerita mengenai gambaran seorang mayat pemuda yang berusia delapan belas tahun yang digali kembali dari kuburnya setelah tiga jam dimakamkan dan disaksikan oleh ayahnya.

Halaman
12
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved