Bentrok, Kelompok AntiIslam dan Kaum Kiri di Australia

mereka secara resmi menyatakan takut akan hukum syariah. Mereka menganggap hukum Islam adalah sumber masalah-masalah.

Bentrok, Kelompok AntiIslam dan Kaum Kiri di Australia

SERAMBI UMMAH.COM - BENTROKAN pecah di antara kelompok dan pegiat anti-Islam melawan pengusung rasisme di negara bagian Victoria, Australia pada hari Ahad (31/5/2015). Kedua kubu bahkan terlibat saling adu tonjok di tangga balai kota Melbourne.

The Age melaporkan bahwa bentrokan dimulai ketika anggota kelompok sayap kanan United Patriots Front (UPF) berusaha menyerbu gedung balai kota, tetapi usaha mereka digagalkan oleh ratusan kontra-demonstran.

UPF adalah kelompok sempalan dari Reclaim Australia—faksi sayap kanan yang menyebut bahwa pengenaaan burqa sebagai ekstremisme Islam dan mereka secara resmi menyatakan takut akan hukum syariah. Mereka menganggap hukum Islam adalah sumber masalah-masalah.

Sementara polisi terus berusaha untuk melerai dua kelompok ini.

Dalam video yang diunggah ke Facebook, Shermon Burges—dari UPF—menyebut bahwa pihaknya sudah bertemu dengan pihak sayap kiri yang membenci cara hidup warga Australia.

Pihak sayap kiri sendiri dalam hal ini menyambut pihak antiIslam ini dengan secara terang-terangan membawa bendera swastika yang identik dengan Nazi Jerman. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved