Hasrat Menikah di Usia Muda

Kejadian seperti ini sudah saya alami sejak lama, hampir berbulan-bulan. Saya berharap segera menikah atau minimal memiliki seorang wanita

Hasrat Menikah di Usia Muda

SERAMBI UMMAH.COM - TARGET dan keinginan saya adalah menikah di usia muda. Entah mengapa di usia sedini ini saya ingin segera menikah. Bayang-bayang indahnya pelaminan selalu menghantui pikiran saya. Menanti jika setiap bangun tidur ada seorang wanita disamping saya yang selalu ada serta siap melayani. Mungkin keinginan ini tidak hanya saya yang mendambakannya, namun hampir semua pemuda juga pasti ingin segera mengakhiri masa lajangnya. Karena lelaki tidak sanggup lama-lama hidup sendiri. Jika saya terbangun, namun menyadari bahwa saya masih sendiri, perasaan sedih, galau dan resah pasti menghampiri.

Kejadian seperti ini sudah saya alami sejak lama, hampir berbulan-bulan. Saya berharap segera menikah atau minimal memiliki seorang wanita yang dapat menemani hidup saya,urusan pernikahan nanti saja dapat diatur kemudian. Jika saya mengutarakan niat saya untuk menikah di usia yang masih 15 tahun ini kepada orang tua, tentu saja mereka tidak akan menyetujuinya. Begitu juga dari pihak wanita itu sendiri. Mana mungkin mereka mau menikah dengan ABG yang masih labil seperti saya.

Sungguh saya sangat ingin sekali memiliki seorang wanita yang dapat dipandang setiap hari ketika saya bangun tidur. Untuk masalah pernikahan mungkin bisa menyusul di kemudian hari. Hal ini semakin membuat saya bingung. Pasti sedikit diantar sekian banyak orang yang memiliki rencana dan sepemikiran seperti saya. Saya sudah tidak sabar untuk menunggu terlalu lama. Maka dari itu, saya mohon solusi dan tanggapannya jalan yang terbaik terhadap masalah yang saya hadapi ini.

Jawaban Dr. Amru Abu Khalil:
Kami menghargai perasaanmu yang terlalau peka untuk segera melangsungkan pernikahan atau minimal memiliki seorang wanita untuk menemanimu setiap hari. Ketika pernikahan itu merupakan suatu ikatan resmi dan perbuatan halal maka kau selalu memikirkannya. Akan tetapi melihat kondisimu saat ini sepertinya hal tersebut sulit untuk tercapai. Inilah yang membuatmu bimbang dan dipenuhi kesedihan.

Permasalahan ini sebenarnya muncul dalam diri setiap remaja yang ingin segera menikah. Seperti yang kau ceritakan diatas, usia dan statusmu yang masih pelajar membuat rencana tersebut sulit terealisasikan. Atau mungkin faktor lain yang menyulitkanmu melangsungkan pernikahan.

Solusinya, hendaknya ia membuang jauh-jauh keinginan tersebut dan menggantinya dengan pikiran atau khayalan yang lebih rasional. Solusi lain dapat berupa mengisi hidup dengan aktivitas-aktivitas yang berguna, seperti mempelajari suatu yang bermanfaat, memperdalam keahlian, berolahraga atau berekreasi dengan teman-teman sekolah. Intinya, semua aktivitas yang dapat membantu menghilangkan pikiran atau khayalan tersebut. Tutup rapat-rapat pintu syahwatmu dan batasi memandang wanita. Begitu pula hindari kegiatan melihat-lihat gambar, film atau situs-situs porno internet. Jika kau beralasan menikah dapat menjaga kehormatan diri dari maksiat, maka hal itu akan terjadi di waktu yang tepat dengan izin Allah SWT, tentunya waktu di mana kau telah menyelesaikan pendidikan dan mempunyai pekerjaan yang layak sebagai bekal menafkahi istrimu kelak.

Bimbinglah dirimu untuk melakukan hal-hal positif serta pergunakan waktu untuk perbuatan yang bermanfaat. Jauhkan diri dari hal-hal yang membuatmu berkhayal menikah. Rencanakan keinginan dengan matang dan jangan tergesa-gesa. Semoga kau mendapat pertolongan Allah SWT dalam masalah ini. Bersabarlah dengan mendekatkan diri pada-Nya. Semoga usaha yang kau lakukan mendapat penilaian positif di hadapan Allah SWT. (ipc)

Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved