My Name is Lauren Booth, and I Am a Muslim

Kami berpuasa untuk bersyukur kepada Tuhan, karena bisa merasakan apa yang dialami saudara-saudara kami yang miskin

My Name is Lauren Booth, and I Am a Muslim

SERAMBI UMMAH.COM - TAHUN 2010, Lauren Booth seorang wartawan cantik BBC, muncul dalam acara Global Peace and Unity di sebuah saluran TV Islam, berbusana Muslimah dan memaklumkan : “My name is Lauren Booth, and I am a Muslim.”

Lauren Booth adalah adik ipar mantan Perdana Inggris Tony Blair, pada Ramadhan 1429 H (2008) ia berangkat ke Gaza. Tak dinyana di sana hatinya tergugah, setelah bertemu dan berbincang dengan seorang Ibu Palestina miskin yang menjelaskan apa makna puasa,

“Kami berpuasa untuk bersyukur kepada Tuhan, karena bisa merasakan apa yang dialami saudara-saudara kami yang miskin.”

Lauren tak kuasa membendung air matanya, ibu miskin di hadapannya kala itu masih bisa bersyukur dan berbagi rasa dengan orang yang lebih malang darinya. Kejadian inilah yang membuatnya kepada dirinya sendiri:

“Jika ini Islam, saya ingin jadi Muslim.”

Kelaparan salah satu ujian dari Allah subhanahu wa Ta’ala kepada hamba-Nya. Allah subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang bentuk ujian kelaparan di samping ujian-ujian lain,

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang sabar (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka akan mengucapkan: “Inna lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al Baqarah 155 -157)
Laporkan iklan?

Puasa, yang disyariatkan oleh Islam bukan sesuatu yang sia-sia juga bukan tanpa makna serta bukan untuk menyusahkan. Ada hikmah dan manfaat yang luar biasa di balik lapar dan dahaga yang menyertai orang berpuasa.

Dengan berpuasa akan membuat seseorang lebih mensyukuri nikmat yang dikaruniakan Allah subhanahu wa Ta’ala padanya.

Di luar bulan Ramadhan, seringkali kita lupa bahwa bisa makan dan minum merupakan nikmat dari Allah subhanahu wa Ta’ala.

Halaman
12
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved