Syeikh Ali Jaber, Sudah Hafidz Quran di Usia 11 Tahun

Sejak kecil Ali Jaber telah menekuni membaca Al-Quran. Ayahandanyalah yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Quran

Syeikh Ali Jaber, Sudah Hafidz Quran di Usia 11 Tahun

SERAMBI UMMAH.COM - SEJAK beberapa tahun terakhir, wajah Syeikh Ali Jaber begitu akrab di masyarakat Indonesia. Ia mengisi berbagai acara kajian dan lomba tahfidz di televisi. Siapa Syeikh Ali?

Dikutip dari harianobit.com, Syeikh Ali Jaber, demikian sapaan akrab Syeikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber, lahir di kota Madinah Al-Muna-warah pada 3 Shafar 1396 H, bertepatan dengan 3 Febuari 1976.

Ia menjalani pendidikan, baik formal maupun informal di Madinah.

Hasil didikan ayah

Sejak kecil Ali Jaber telah menekuni membaca Al-Quran. Ayahandanyalah yang awalnya memotivasi Ali Jaber untuk belajar Al-Quran, karena dalam kitab suci itu terdapat semua ilmu Allah Swt.

Dalam mendidik agama, khususnya Al-Quran dan shalat, ayahnya sangat keras, bahkan tidak segan-segan memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan shalat. Ini implementasi dari hadis Nabi Muhammad Saw yang membolehkan memukul anak bila di usia tujuh tahun tidak melaksanakan shalat fardhu.

Keluarganya dikenal sebagai keluarga yang religius. Di Madinah ia memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Ali Jaber dituntut untuk mene-ruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Meski pada awalnya apa yang ia jalani adalah keinginan sang ayah, lama-kelamaan ia menyadari itu sebagai kebutuhannya sendiri. Tidak mengherankan, di usianya yang masih terbilang belia, sebelas tahun, ia telah hafal 30 juz Al-Quran.

Sejak itu pula Syaikh Ali memulai berdakwah mengajarkan ayat-ayat Allah Swt di masjid tersebut, kemudian belanjut ke masjid lainnya. Selama di Madinah, ia juga aktif sebagai guru tahfizh Al-Quran
Jadi Imam Tarawih di Masjid Sunda Kelapa Jakarta

Tahun 2008, ia melebarkan sayap dakwahnya hingga ke Indonesia. Kebetulan ia menikahi seorang gadis asli Lombok, bernama Umi Nadia, yang lama tinggal di Madinah. Pada tahun yang sama, ia melaksanakan shalat Maghrib di masjid Sunda Kelapa Jakarta Pusat.

Halaman
12
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved