Ngabuburit Bukan Ajaran Islam

Mereka anak-anak muda akan keluar rumah masing-masing setelah waktu ‘ashar, lalu secara bergerombol atau perorangan pergi ke alun-alun

Ngabuburit Bukan Ajaran Islam

Awal Mula Penyimpangan Ngabuburit untuk Menunggu Waktu Buka Puasa

Andaikata tidak ada yang memulai mempromosikan istilah ngabuburit, apalagi itu bahasa daerah, mungkin tak ada yang mengenal istilah itu selain orang-orang Sunda (Jawa Barat).

Tetapi beberapa tahun terakhir ini istilah itu seperti sudah lekat di bibir semua warga Indonesia, terutama anak-anak muda perkotaan. Dan istilah itu popular pada saat datangnya bulan Ramadhan (bulan puasa).

Awalnya kenapa ngabuburit itu sekarang jadi popular pada ramadhan?

Ini berkaitan dengan adanya acara infotaimen di televisi swasta. Pada saat-saat Ramadhan beberapa tahun lalu, mereka mewawancarai artis-artis tentang kegiatan si artis pada saat bulan Ramadhan, dan beberapa artis yang diwawancara adalah artis-artis berasal dari Jawa Barat, antara lain adalah ND yang kala itu masih sering muncul di acara infotaimen. Ya namanya artis memang tidak akan jauh kegiatannya hanya seputar wara-wiri, kumpul-kumpul dan senang-senang. Dan ND itu bilang, bahwa ia untuk menunggu datangnya buka puasa itu ngabuburit.

Beberapa artis pun demikian ( bila diwawancara apa kegiatannya saat menunggu buka puasa), dan hal begitu selalu berulang, entah disengaja oleh pihak acara (untuk promosi agar anak-anak muda mengikutinya) atau kebetulan memang setiap artis yang diwawancara itu biasa ngabuburit untuk menunggu saat-saat buka puasa. Wallahu a’lam.

Yang pasti, sekarang ini fenomena ngabuburit pada saat Ramadhan benar-benar sudah memasyarakat, terutama pada anak-anak muda perkotaan. Pada saat sore tiba mereka keluar rumah dengan berkendaraan motor berboncengan dengan pasangannya atau bergerombol, mereka mendatangi tempat-tempat ramai atau jalan-jalan ke mal-mal (dengan pasangannya) atau bermotor ria memenuhi jalan-jalan raya. Dan alasan mereka tak ada lain “ ngabuburit!” menunggu waktu buka puasa!

Koran Republika juga pernah mengupas tentang ngabuburit. Tetapi mungkin dampaknya tidak seperti dari televisi. Masyarakat kita sangat cendrung cepat meniru, terutama anak-anak muda, apa lagi itu datangnya dari artis-artis.. Maka tak heran sewaktu si artis menyiarkan kegiatannya pada saat menunggu buka puasa adalah ngabuburit, baik ke mal-mal atau keliling berkendaraan, nah dicontohlah sekarang oleh masyarakat muslim, terutama anak-anak muda. Manfaat dan adab puasa sudah dirusak!

Mungkin mereka yang mempromosikan istilah ngabuburit saat puasa itu tak pernah merasa kegiatannya itu akan ditiru orang banyak dan tak menyadari kalau perbuatannya itu jadi mengandung dosa, kerena menyia-nyiakan waktu pada bulan yang milia (Ramadhan), atau lebih jelek lagi yang mengikuti ngabuburit itu anak muda yang kemudian berduaan dengan lain jenis (pasangannya) berkendaraan motor, (padahal Ramadhan bulan yang sangat mulia, tapi digunakan bermaksiat tanpa merasa berdosa) dan itu awalnya promosi dari mereka yang tak mengerti ajaran Islam, atau bahkan kurang menghiraukannya.

Dampak Ngabuburit Jika Dibiarkan

Halaman
1234
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved