Breaking News:

Penemuan Jati Diri

Singkatnya, tempat pengabdianku ini tak ubahnya hidup dan perjuangan sebenarnya.

Editor: Halmien
Penemuan Jati Diri

SERAMBI UMMAH.COM - SAYUP-sayup terdengar burung berkicauan diiringi suara gemercik air. Kuayunkan langkah kaki ini menyeberangi setiap lapisan kayu di tepi pelabuhan. Dengan tekad yang tak pernah pudar bersama buku yang selalu di tangan, aku setia menunggu perahu motor yang biasa membawaku ke SD 003 Sei Menggaris, Nunukan, Kalimantan Utara. Sekolah ini bukan sekadar tempatku bertugas, melainkan juga rumahku dengan para penghuni kelasnya sebagai keluargaku.

Home sweat home, bisa jadi ungkapan yang lebih bisa mewakili perasaanku saat ini. Sudah hampir setahun ini kulewati waktuku mengajar sekaligus mendidik dan membina masyarakat Sei Menggaris. Di SD 003 Sei Menggaris, aku merangkap tugas sebagai kepala sekolah, wali kelas sekaligus guru kelas, dan mengajar hampir di setiap kelas mulai dari kelas 1 sampai kelas 6.

Tak masalah bagiku banyaknya tugas dan amanah ini karena aku menemukan kepuasan dan kebahagiaan tersendiri dalam menjalani semuanya. Aku justru banyak belajar tentang kemandirian, tanggung jawab, berempati, serta menghargai dan mengayomi, yang mungkin tak akan pernah kudapatkan di tempat lain. Aku juga belajar tentang kepemimpinan dalam medan sesungguhnya. Singkatnya, tempat pengabdianku ini tak ubahnya hidup dan perjuangan sebenarnya.

Sekolah kami hanya memiliki tiga lokal bangunan seadanya yang terbuat dari kayu hasil sumbangan masyarakat. Meski bangunan sekolah hanya seadanya, semangat anak-anak di sana untuk menuntut ilmu begitu tinggi. Inilah yang memicu semangatku.

Halaman
1234
Tags
lupa diri
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved