Breaking News:

Tinggalkan Dusta, Diterima Kerja

Hal demikian seharusnya tidak perlu kita lakukan. Karena, sesuatu yang diawali dengan dusta akan membawa petaka.

Editor: Halmien
Tinggalkan Dusta, Diterima Kerja

SERAMBI UMMAH.COM - KITA tentu mengetahui bahwasanya perbuatan dusta merupakan salah satu perbuatan tercela. Di mana berdusta berarti kita telah menipu orang lain dan menipu diri sendiri. Hal ini tentu akan sulit dan berakibat fatal jika kebohongan yang kita buat itu terungkap. Sehingga, hasil akhirnya tentulah penyesalan.

Sebagai orang muslim berusaha bekerja di dunia untuk memenuhi kebutuhan hidup sangatlah dianjurkan. Namun, bagi seseorang yang tidak memiliki modal besar, bekerja di tempat orang lain itulah pilihannya. Sedangkan telah kita lihat, banyak tempat-tempat pekerjaan yang dimiliki oleh non muslim. Lalu, bagaimana caranya agar bisa diterima bekerja dengan mereka? Apakah harus berbohong dengan mengatakan bahwa kita satu keyakinan dengan mereka?

Hal demikian seharusnya tidak perlu kita lakukan. Karena, sesuatu yang diawali dengan dusta akan membawa petaka. Tetaplah kuatkan iman dan takwa dengan berkata apa adanya. Maka, kebahagiaan senantiasa menyertai hidup kita. Sebagaimana yang dirasakan oleh seorang muallaf berikut ini. Ia berkata jujur, hingga akhirnya dapat diterima bekerja.

Ada seorang pria berkebangsaan Eropa yang telah memeluk Islam dan baik keislamannya, jujur dalam tindakannya dan bersemangat untuk menampakkan keislamannya. Dia bangga dengan keislamannya di hadapan orang-orang kafir, tanpa ada perasaan minder, malu atau ragu. Bahkan, tanpa ada kesempatan terlewatkan, dia selalu bersemangat untuk menampakkan keislamannya itu.

Halaman
123
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved