Sepekan Bersama Laskar Haji Arab Saudi

Pertama adalah menjamin ketertiban dan keamanan ibadah haji, kedua adalah pelayanan kemanusiaan.

Sepekan Bersama Laskar Haji Arab Saudi

Di samping Masjid Namirah, beberapa laskar terlihat memikul tas air, seperti alat semprot tanaman, mereka menyemprotkan air segar ke setiap jamaah yang masuk Arafah. Kepala setengah gundul saya pun ketagihan untuk disemprot. Cuaca 43 derajat celcius menjadi alasan utama layanan tersebut.

Didoakan

Layanan yang sama juga saya rasakan saat di Muzdalifah, hanya saja tidak ada semprotan air karena jamaah dalam suasana Mabit.

Saat akan melontar Jamarat, seorang laskar memanggil saya, meminta air mineral dingin yang saya bawa untuk mengisi alat semprotnya.

“Boleh saya minta airnya? Nanti isi lagi botolnya di sana,” kata seorang petugas.

Teman saya, Lukman Hakim dari Makassar, menawarkan air kemasan yang ada di sudut bangunan, airnya tinggal setengah botol.

“Jangan, saya tidak mau pakai air botol itu, saya tidak bisa memastikan kebersihannya,” ucap sang petugas.

“Kalau yang ini (air mineral dingin milik saya) bersih, segar dan masih penuh air botolnya,” lanjutnya sambil tersenyum mengimbangi senyum Lukman.

Setelah saya tinggal, laskar tadi kembali melanjutkan aktivitasnya memberi pelayanan kepada jamaah haji.

Pantauan ketertiban dan keamanan dari udara juga sangat terasa. Setiap 30 menit ada rombongan helikopter yang melintas di atas kemah-kemah jamaah dan di tempat pelontaran Jamarat.

Halaman
123
Editor: Halmien
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved