Breaking News:

Yaghi Ingin Pulang ke Gaza

Yaghi bukannya tinggal diam. Dia berusaha mengunjungi keluarganya lewat Yordania, tapi gagal.

Editor: Halmien

Petugas Konsulat Inggris yang membantunya sampai di Oxford mencoba untuk menolongnya pulang kampung. Namun oleh petugas penjajah Israel, dirinya diberi tahu kalau Yaghi diizinkan masuk ke Palestina, dia tidak akan diperbolehkan keluar lagi. Yaghi mencoba lagi musim panas lalu.

“Konsulat Inggris kembali membantuku, tapi Israel tidak merespon mereka sehingga tidak ada yang bisa mereka lakukan.”

“Aku akhirnya mendaftar sendiri untuk izin masuk, tapi mereka tidak merespon sama sekali. Aku menunggu di Yordania selama satu setengah bulan, dan tidak ada kabar yang kuterima,” katanya.

Gaza telah diblokade dari segala arah oleh Israel sejak 2007 sementara perbatasan dengan Mesir hanya dibuka secara sporadis. Hampir 1,9 juta penduduk Palestina kekurangan kebutuhan dasar karenanya. Kedubes penjajah Israel di London tidak merespon aa.com.tr ketika dihubungi.

Yaghi berpesan kepada para pemuda Gaza untuk tetap tabah dan tetap berusaha.

“Bekerja keraslah, meski kondisi di Gaza sangat susah, dan sangat tertindas, mereka tidak boleh merasa lebih rendah dari siapapun. Mereka layak mendapatkan semua yang terbaik,” ujarnya.

Yaghi kini berencana untuk terlibat dalam kampanye BDS, sebuah gerakan global yang bertujuan menggunakan sanksi dan boikot untuk menekan Israel agar pendudukan di Palestina berakhir. (hdc)

Tags
warga gaza
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved