Breaking News:

Ibu, Ayah, Cukuplah Berjalan di Sisiku

Lalu dengan emosi, ibu dan ayahnya malah menyalahkan perihal langkahnya yang lambat, konsentrasinya yang kurang. Cobalah renungkan

Editor: Halmien

Ingin semua berjalan sesuai keinginannya. Tidak bisa menunda keinginan. Kurang kesabaran. Dan yang bertanggung jawab atas semua itu adalah apa yang dilalui semasa kecilnya.

Lihatlah anak-anak sekarang. Orangtua sibuk membelikan gadget merk terbaru untuk menyenangkan anak. Pasang channel televisi full time untuk memberi hiburan kepada anak. Mendaftarkan anak untuk les hingga waktu 24 jam terasa kurang.

Banyak orangtua mengabaikan anak-anak mereka belajar adab dan sunnah Nabi. Tapi merasa rugi jika tak mengajarkan les berenang, memanah atau berkuda.

Spesifikasinya bukan pula hanya terbatas pada ketiga hal itu saja. Tetapi pola perkembangan psikologi dan motorik anak juga harus dikembangkan.

Mengajari anak berenang, memanah dan berkuda tentu saja dapat membangun kepercayaan diri dan keberaniannya. Olahraga dan olah tubuh semacamnya juga bisa dijadikan pengganti bila kondisi tidak memungkinkan.

Tetapi, olah tubuh dan olah fisik tak akan berarti apa-apa jika ruhiyah dan karakternya tidak bagus.

Lihatlah bagaimana anak-anak Gaza di Palestina tumbuh menjadi anak yang sangat mencintai agamanya di usia belia. Keberanian dan mental baja tertanam begitu kuat dan tertanam dalam diri mereka sejak lahir.

Bukan hanya karena mereka tinggal di kawasan konflik. Tapi karena mereka lahir dan hidup pendidikan karakter mereka yang dikawal dengan kurikulum al-Qur’an dan as-Sunnah.

Lihatlah bagaimana bisa terlahir generasi seperti Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Khalid bin Walid, Hamzah, Bilal yang dikenal tangguh. Bahkan dengar seorang Umar Bin Khattab jalan, syetan dan jin bisa lari terbirit-birit.

Di riwiyatkan ‘Aisyah R.A, Rasulullah pernah bersabda: “Sungguh aku melihat setan-setan jin dan manusia, lari terbirit-birit ketika melihat Umar.” (HR: al-Tirmidzi)

Halaman
123
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved