Breaking News:

Halloween, Tak Perlu Ditiru Muslim

Di zaman sekarang, anak-anak biasanya tidak lagi menjahili

Editor: Didik Trio
www.wallpapersandimages.com
Muslim Malaysia Dilarang Rayakan Halloween 

SERAMBIUMMAH.COM - DI DUNIA Barat, malam tanggal 31 Oktober akan selalu dirayakan pesta Halloween atau Hallowe’en. Pada hari ini anak-anak maupun remaja berpakaian aneh-aneh dan menyeramkan. Mereka berkeliling dari rumah ke rumah lainnya sambil meminta permen atau coklat, dan berkata “beri kami permen atau kami jahili.”

Di zaman sekarang, anak-anak biasanya tidak lagi menjahili rumah orang yang tidak memberi apa-apa. Sebagian anak-anak masih menjahili rumah orang yang pelit dengan cara menghiasi pohon di depan rumah mereka dengan tisu toilet atau menulisi jendela dengan sabun.

Halloween identik dengan setan, penyihir, hantu goblin dan makhluk-makhluk menyeramkan dari kebudayaan Barat. Halloween disambut dengan menghias rumah dan pusat perbelanjaan dengan simbol-simbol Halloween.

Tradisi semacam ini awalnya dikenal oleh para remaja lewat film-film Hollywood, kemudian dianggap keren dan ditiru mentah-mentah untuk dirayakan di tempat-tempat hiburan kelas menengah atas di kota-kota besar. Padahal sebenernya kita bisa kritis menyikapi budaya aneh semacam ini, tentunya setelah kita paham bagaimana sejarahnya dan bagaimana motif-motif masyarakat Barat dalam merayakannya. Masalahnya, kalau nggak dicari tahu mana mungkin kita tahu?

Halaman
1234
Tags
halloween
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved