Breaking News:

Edisi Cetak

Serambi Ummah Edisi 743

TENAGA kerja dari Indonesia kembali menjadi pusat perhatian. Adalah Satinah, Tenaga Kerja Wanita

Editor: Dheny
Serambi Ummah Edisi 743
Cover

Assalamualaikum wr wb

TENAGA kerja dari Indonesia kembali menjadi pusat perhatian. Adalah Satinah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Jawa Tengah yang kini menghuni penjara di Gaseem, Arab Saudi dan harus membayar diyat (denda) sebesar Rp 21 miliar.

Diyat adalah harta yang wajib dikeluarkan karena tindakan pidana dan diberikan kepada korban atau keluarganya. Diyat tersebut terdapat pada tindak pidana yang mengharuskan qisas di dalamnya, juga pada tindak pidana yang tidak terdapat qisas di dalamnya.

Satinah dikenai hukuman diyat, akibat pembunuhan yang dilakukan terhadap majikannya dan melakukan pencurian pada 2007 silam.

Namun, karena jumlahnya yang sedemikian besar, sehingga muncul kecurigaan bahwa diyat tersebut merupakan wujud ‘pemerasan’. Lalu seperti apa sebenarnya Islam mengatur diyat dan bagaimana pemerintah harus bersikap? Tema mengenai diyat inilah yang kami bahas dalam Rubrik Ihwal kali ini.

Di Rubrik Dalil, kami mengangkat tema mengenai maraknya pengemis di Kota Banjarmasin. Berkaitan dengan banyaknya pengemis, MUI Kota Banjarmasin pun mengimbau kepada instansi pemerintahan terkait dan warga agar jangan lagi memberikan sedekah kepada pengemis cilik.

Hal ini bukan berarti MUI melarang warga bersedekah, namun melihat dari perilaku dan efek yang ditimbulkan, yang justru lebih banyak membawa mudharat. “Dalam bentuk apa pun, kalau bisa jangan lagi. Untuk pemerintah daerah agar bisa lebih instensif lagi membina para pengemis cilik yang terjaring razia agar mental mengemis mereka tidak menjadi-jadi,” urai H Murjani Sani, Ketua MUI Kota Banjarmasin.

Di Rubrik Akrab kami angkat profil seorang santri Alfalah Banjarbaru, M Ridho (17) yang memiliki kemampuan membaca kitab kuning. M Ridho beberapa waktu lalu menjuarai Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke V tingkat provinsi Kalsel. Bahkan sebentar lagi dia akan di kirim ke Jambi untuk mewakili Provinsi Kalimantan Selatan.

Di bagian akhir, kami ulas mengenai Negara Maladewa, yang beberapa waktu lalu namanya mencuat gara-gara keberadaan politisi yang diunduh di YouTube. Tapi di Rubrik Jazirah, kami tak membahas masalah tersebut melainkan khusus mengupas mengenai Islam di negara tersebut.

Demikian sejumlah rubrik yang kami sajikan pada pembaca. Rubrik-rubrik lain yang tak kalah menarik dan bermanfaat juga dapat Anda dapatkan di esdisi kali ini. Dan tak lupa kami mohon maaf apabila ada kesalahan yang tidak kami sengaja.

Untuk membaca epapernya silakan menuju ke link ini

Wassalamualaikum wr wb

Sumber: Serambi Ummah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved